Rencana kenaikan harga BBM menuai beberapa protes,hampir disemua kota marak dengan demo menentang kenaikan harga BBM. Seiring dengan rencana kenaikan harga BBM, pemerintah meluncurkan program BLT,Bantuan Langsung Tunai. BLT konon kabarnya akan diberikan pada masyarakat miskin & nilai uang yang diberikan sebesar seratus ribu rupiah.
Program BLT pun tidak berlangsung mulus, beberapa daerah menentang rencana pelaksanaan BLT ini. Beberapa kelemahan dari program BLT yang banyak disorot adalah pendataan keluarga miskin, banyak keluarga yang benar2 miskin tidak terdata sama sekali, sementara yang sebenarnya keluarga mampu ternyata malah dapat bantuan. Selebihnya kita tentunya masih ingat ketika beberapa waktu yl terjadi korban jiwa di antrian sumbangan langsung tunai karena terinjak ketika sedang antri saat mengambil uang tunai bantuan pemerintah ini.
Program pemerintah yang diberi nama Bantuan Langsung Tunai ini rasanya tidak mendidik sama sekali, pemerintah ( yang dipimpin SBY – JK) bak Sinterklas saja, yang membagi hadiah, tradisi disaat menjelang hari Natal. Atau jangan2 SBY – JK memang sudah tidak mampu lagi mencari terobosan baru untuk men sejahterakan rakyat Indonesia ?
